Categories

Newsletter

Batik Lasem

Perpaduan antara Cina dan Pribumi

Siapa sangka Laksamana Cheng Ho, pelaut dan penjelajah Tiongkok yang terkenal pada kurun waktu 1405-1433, memiliki hubungan dengan batik Lasem asal Kota Rembang. Hal ini terjadi berkat kedatangan Cheng Ho ke Indonesia tahun 1413. Rupanya batik tulis Lasem dirintis pertama kali olehPutri Na Li Ni, istri Bi Nang Un, nahkoda kapal dalam armada Cheng Ho. Dari sinilah batik Lasem mulai dikenal di Indonesia, hingga mendapat sebutan batik encim-encim karena banyak digunakan wanita warga keturunan Tionghoa.

Batik Lasem terkenal dengan motif tiga negeri yang memiliki corak agak ramai. Batik ini tersusun dari warna dasar yang gelap dengan kombinasi tiga warna (merah, biru, hijau) plus diberi sekar jagadan. Ada pula motif empat negeri dengan empat warna (merah marun, biru, coklat, ungu), Kendoro Mandiri, Semen Romo dan Pasiran. Batik Lasem bisa bersaing dengan batik dari daerah lain karena selain motifnya menarik dengan kain kualitas halus, juga warna merah darah ayamnya yang khas atau yang umumnya ada di burung hong, liong dan seruni, tidak bisa ditiru pembatik daerah lain.

Contact us

Our hotline
is available 24/24